It's Us

We are Nitrogen, NGASO !!!

Our Brotherhood & Sisterhood :

1. Adlina Ghaisani (Adlin)
2. Agrandaiz R. Harahap (Aye)
3. Alya Chandra P. (Alya)
4. Ammarsha Rewindra R. (Marsha)
5. Annisa Meiliani Putri (Mae)
6. Annisa Rizky Fitriani (Annisa)
7. Astrinanda Islami (Astri)
8. Bima Adisetya P. (Bima)
9. Brenda Ulianda (Brexy)
10. Chandrika Malutfi (Chan)
11. Eldo Salinas (Eldo)
12. Faiz Kautsar (Faiz)
13. Fariza Eka (Jaja)
14. Fikri Aulia Akbar (Fikri)
15. Inneke Rizky (Ine)
16. Lauqhi Mahfudh (Lauqhi)
17. Marvi Sitepu (Marvi)
18. Maulana Ichsan Nst. (Maul)
19. Muhammad Fadli (Fadli)
20. Muhammad Fadhil P. (Fadhil)
21. Nazalia Arina (Jali)
22. Prayudha Rifqi (Pray)
23. Puti Keswara S. (Puti)
24. Rahma Anindya P. (Syasha)
25. Rajiv Hidayatullah (Rajiv)
26. Shanaz Qisthina (Inez)
27. Sri Kusyani Arimbi (Arimbi)
28. Titania Naila F.P (Tita)
29. Witri Widiati N. (Witri)
30. Yuliana Fajariyanti (Arin)
31. Yunizafira Putri (Yuyun)

Terima Kasih/Thank You/谢谢/ありがとう/Danke/Merci/Grazie

15 Mei 2011

random post

Bookmark and Share
hai... gue lagi iseng nih, tumben banget gue ngepost lagi di nitrogen setelah berabad-abad berbulan-bulan gak ngepost lagi. lagi males aja, blog gue aja gak keurus -_- lagian yang ngepot disini cuma gue atau alya. yang rame dooong gimana sih :p wkwkwk

nitrogen bareng-bareng tinggal itungan minggu. habis uas kemungkinan ga bakal belajar bareng lagi di kelas. hiks :'( sedih bangettt gak mau pisah sama nitrogen. gue selalu nyempetin waktu buat masuk walopun harpitnas atau lagi males masuk (kecuali ada alesan lain) soalnya nitrogen belajar bareng gak bakal lama lagi, jadi gue gak mau nyia2in. dan sayangnya besok gue gak masuk :( huhuhu lagian siapa suruh sekolah ngasih kabarnya telat, keburu diajak pergi deh gue. sekolah mendadak amat ngasih taunya, udah php banget lagi pertamanya masuk jam 11, terus cuti bersama, eh tadi pengumuman masuk kayak biasa. ckck maunya apasihhhh -.- wkwkwk

ehiya mumpung gue lagi inget nih, tentang kelanjutan AADC episode ke 2. alhamdulillah, gue masih idup disini untuk menceritakan proses pembuatan AADC episode ke 2 ini :') *terharu* wkwkwk maaf ya para pembaca setia, episode ke 2 agak ngadet soalnya kita lagi ngumpulin bukti2 pendukung yang lebih hot. dan demi keselamatan para penulisnya dan proses pengepost-an di blog, jadi kami ambil jalur aman *kok kesannya bahaya banget ya -_- wkwk* jadi harap sabar menunggu. kami sudah bersiap2 akan segala hal yg mungkin terjadi saat episode terbaru diluncurkan, dari persiapan menghadapi komentar pembaca sampe pake helm keselamatan sama live vest ke sekolah, kalo bisa minjem kekuaran super sonic atau Dash dari Incredible buat lari dari cacan pas dia tau kita udah ngepost...(lebay banget gaboong) HAHAHAHA AMPUN CHAN AMPUUUN >_< hahaha canda doang chan becanda~~~ cerita ini 100%tanpa alkohol fiktif kok, sebenernya kejadiannya kayak gitu cuma banyak agak dilebay-in aja wakakakak ;P

wah! udah stengah 12. ok, i think it's time to go. bye! Mei is signing off.

salam hangat, sehangat cintaku padamu (?) *oke kok ini jadi gombal -_-*

udah ah, yang bener.

salam hangat, sehangat panunya puti *INI RANDOM PARAH O_O*

Mei-Nitrogen

Euforia Kemenangan Nitrogen

Bookmark and Share

PANGKALAN JATI – Nitrogen membabat habis Semur Jengkol dalam pertandingan mereka pada Pensador Cup, siang ini, di Bengkel Futsal Rinjani. Memang patut diakui, kelas ini memiliki armada pertahanan futsal yang kuat, ditambah lagi dua orang pemain baru, Rachino dan Imam.

Tidak seperti pertandingan Sword (classmeeting –red) empat bulan yang lalu, kali ini Nitrogen sama sekali tidak melakukan diving dalam menghadapi kelas ini. Memang terlihat dua kali macan Nitrogen, Prayudha dan Marvi terlihat terbaring di lapangan karena terciderai lawan, tapi patut dipercaya bahwa kali itu memang bukan diving.

Awal pertandingan memang Nitrogen sempat tercampak 2-0, tetapi para supporter Nitrogen tetap tidak patah semangat, menyanyikan yel-yel dengan semangat ‘itu biasa, cuma hoki!’. Benar saja, setelah Marvi memasuki lapangan, keadaan langsung membaik menjadi 2-1. Sempat kebobolan sekali lagi 3-1, tapi para pasukan ngaso langsung menyamai kedudukan menjadi 3 sama, untuk seterusnya menjadi unggul 6-3. Peluit wasit pun berbunyi menandai selesainya babak pertama.

Memasuki babak kedua, kiper Ammarsha digantikan oleh Jelidun. Berbagai penyelamatan heroik terjadi olehnya. Satu kejadian paling menegangkan ketika SJC sempat membawa bola sampai ke depan gawang Nitrogen, bola ditepis oleh Jelidun tapi tetap berada di mulut gawang. Beberapa pasukan berjersey biru ini sempat terbaring di depan gawang memperebutkan bola dengan beberapa anggota SJC yang bahkan masih berdiri, tapi memang karena Dewi Fortuna sedang berada di pihak biru, maka bola menggelinding mejauhi gawang Nitrogen yang langsung diiringi sorak sorai para supporter Nitrogen yang juga berseragam biru di luar lapangan.

Sekali kacamata kiper Jelidun terhantam bola, dan langsung dilempar ke luar lapangan oleh sang pemiliknya. Sejenak para supporter merasa khawatir, karena minus Jelidun nampaknya cukup tebal (-_-). Tetapi ternyata kekhawatiran tersebut tidak beralasan, karena lagi-lagi berbagai penyelamatan heroik dapat dilancarkan olehnya bahkan tanpa kacamata.

Sekitar pertengahan babak kedua, Imam memasuki lapangan menggantikan Fadhil. Tak lama setelah ia masuk, pemain selebriti tak bersepatu ini dengan halus melancarkan salto cantiknya, yang diiringi sorak sorai ‘Imam ganteng’ oleh para supporter wanita yang histeris di luar lapangan.

Sampai akhir pertandingan, Nitrogen kebobolan dua kali lagi, tetapi tetap berhasil berkali-kali menjebol gawang SJ yang dijaga oleh Steven Rio. Skor akhir berubah menjadi 11-6, keunggulan tetap berada di pihak Nitrogen berkat kerjasama mereka yang kokoh.

“Kita sekarang udah tau banget kalo mainnya SJ itu menjatuhkan mental, tadi Esa (anggota SJ-red) di awal pertandingan sempat memanas-manasi kita, ‘mana nih nitrogen mainnya cuma segini?’ tapi kita udah gak emosi lagi mainnya, kita udah ngerti taktiknya, kita tetep santai mainnya gak kebawa emosi. Gantian tadi gue yang bilang ke dia ‘mana nih semur jengkol mainnya cuma segini?’ emosi kan dia mainnya?” ujar Marvi sambil tertawa usai pertandingan.

Kita memang patut berbangga hati atas pasukan berjeysey: Marvi, Prayudha, Eldo, Ammarsha, Fadli, Fadhil, Rachino, dan Imam. Tetapi kita harus tetap berharap semoga awak-awak Nitrogen tidak terlarut dalam euforia kemenangan Pensador Cup, karena masih ada pekerjaan rumah dari Bu Martha yang menanti. (alya)

April 19 at 8:10pm by Alya Chanda Pinanditha


fuckyeahnitrogen

Bookmark and Share
*iseng. hehe kocak juga baca ginian lagi malem2. bikin ngakak hahahaha :D